Tak
Pernah Mencinta dan Dicinta
Siapa
yang tahu
Di
balik senyum itu tersimpan luka
Ia
tertawa seperti anak kecil mendapat permen
di hadapan ribuan pasang mata
Sungguh
menyedihkan
Entah
siapa yang tahu
Kala
Ia sendiri
Tawa
itu lenyap menjadi tangis
Ia
memasung dirinya
Dalam
kamar sempit, gelap nan usang
Merenung
melontarkan beribu tanya
Mengapa
aku tak memiliki rasa itu
Apa
yang salah dengan ku
Haruskah
aku tertawa
Haruskah
aku menangis
Ataukah
aku harus mencari
Adakah
engkau yang maha sempurna kan memberi
Atau
aku harus berburu sendiri lawan jenis ku
Sungguh
aku tak mampu meraba dan menyentuh rasa itu
Rasa
yang dinamakan cinta
Karena
aku tak pernah mencinta dan dicinta
Tiada ulasan:
Catat Ulasan